perjalanan seorang @rousyan dalam menjadi insan solutif (dan rendah hati)

Puisi

Bohong

Hey kau
Iya, kau yang sedang duduk termangu
Tak usahlah kau berpura-pura padaku
Tawa palsu mu tak akan mampu mengelabui pikirku

Aku ini raja pembohong
Tipu daya mu itu aku sudah tahu semuanya
Siang mau kau jadikan gelap
Malam mau kau jadikan bolong

Aku sudah hapal kisah ini
Bahkan sejak sebelum novel picisan itu kau tuliskan
Bahkan aku sudah bisa menebak seperti apa sampulnya
Bahkan siapa saja yang akan membaca  pun aku mengetahui

Sudahlah tipu-tipu ini tidak berguna
Untuk apa kau tuliskan semua yang tidak akan pernah kau sanggup lakukan
Untuk apa kau perjuangkan sesuatu yang masih belum samar
Sementara saat ini kau punya waktu dan kesempatan
Dan waktu ini kau belum manfaatkan
Sangat mengecewakan

Kau tahu yang benar
Tetapi kau belum melakukan
Masih ada waktu kawan
Sudahkan tipu mu, bawa kembali realita

Bungkus ia dengan indah
Dan jadikan itu kado buatku
Aku akan sangat berbahagia
Karena kau sebenarnya dari dulu memang temanku

hanya sajak tidak jelas yang ada di kepala saya saat ini..(dan bukan untuk siapa-siapa)


Malaikat Hidupku

Jikalau ada lentera yang menyala di pagi hari
tentu itulah dirimu
Engkau bukan mentari yang mampu menerangi semesta raya
namun dengan cahaya kasihmu
kau terangi sudut hatiku
yang kelam dengan kegalauan
yang redup karena keputusasaan
(lagi…)


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 563 pengikut lainnya.