Andai Aku Seorang Superman

Seorang Superman

Tulisan ini merupakan sebuah bentuk jurnalisasi dari apa yang saya dapatkan di Bidang Pengembangan Karakter Himpunan Mahasiswa Elektro Teknik ITB. Jurnalisasi ini seharusnya memuat apa saja yang saya dapatkan dari acara Kementerian Karakter, namun saya baru menulisnya untuk kali pertama. Ya, saya memang baru pertama kali ini mendapatkan ‘sesuatu’ dari sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Karakter!

Siang itu, sebelum waktu sholat jumat, saya datang ke HME. Saya datang ke sana karena sebelumnya saya menerima sms dari Arkan untuk mencetak delapan buah sertifikat untuk pembicara diskusi senang. Padahal, pada saat malam sebelumnya Arkan telah bersedia untuk mencetak sertifikat tersebut. Selain itu, di malam tersebut saya juga mendapatkan amanah dari Roffi untuk fokus di tim formatur. Saya pun baru menyadari bahwa lembar pendaftaran TFT saya tertinggal di HME. Setelah sampai di HME, saya pun segera mencari lembar pendaftaran TFT tersebut. Cukup ceroboh memang, saya telah melalaikan hal yang menjadi tanggung jawab saya. Dan saya tidak hanya ceroboh untuk satu kesempatan saja. Sebelumnya pun saya banyak melalaikan tanggung jawab ini. TFT diundur tiga kali, dan pada setiap kesempatan publikasi, selalu saja terjadi keteledoran dari saya. Entah lembaran ada yang hilang karena lupa diambil oleh PJ kelas, entah lembaran tersebut kurang lengkap, entah saya tidak tahu lembaran itu di mana, dan saya juga tidak bisa memberikan data yang jelas. Saya memang teledor. Yah, apapun keteledoran yang telah saya lakukan, saya harus tetap bersemangat dalam mempublikasikan TFT tersebut sebab TFT akan dilaksanakan dua hari lagi, pikir saya waktu itu.

Continue reading “Andai Aku Seorang Superman”