Sekolah Inovator Muda

Kepemimpinan itu bakat?

Saya rasa tidak. Menurut saya kepemimpinan itu adalah perwujudan tekad. Seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki cita, cara, dan cinta. Memiliki cita berarti punya pemikiran. Seorang pemimpin bertindak sebagai kepala yang akan menggerakkan badan, maka dari itu dia harus punya pemikiran. Memiliki cara berarti mengetahui jalan yang harus ditempuh untuk mewujudkan cita.

Cinta. Dengan cinta, seorang pemimpin akan rela berada di garis terdepan. Berada di garis terdepan bukanlah hal yang mudah. Berada di garis terdepan berarti menanggung seluruh pasukan. Berdiri di garis terdepan artinya tidak ada punggung orang lain yang bisa dilihat ketika memandang ke depan. Mau melangkah ke mana? Tugas seorang pemimpin untuk terus melangkah meskipun lelah. Tanpa cinta dan ketulusan, rasa lelah akan menghentikan langkah seorang pemimpin. Sebaliknya, ketika melihat ke belakang, akan ada saudara dan saudari yang harus terus dijaga agar tetap berada di koridor yang diinginkan. Dan tentu saja, mereka seorang pemimpin harus mencintai mereka, berusaha mengayomi dan memahami kondisi mereka.

Ketika kita berbicara tentang pemimpin, artinya kita berbicara tentang manusia. Krisis kepemimpinan terjadi ketika manusia yang berperan sebagai kepala tidak memiliki 3 hal tersebut. Kondisi ini terjadi ketika manusia-manusia yang mengemban tugas sebagai kepala tidak memiliki 3 hal tersebut. Untuk menghindari krisis kepemimpinan, diperlukan suatu pembekalan bagi manusia-manusia yang akan menjadi pemimpin.

Berangkat dari pemikiran di atas, saya akhirnya membuka Sekolah Inovator Muda 2011. Di sekolah ini, para pembelajar akan bersekolah. Bukan hanya melalui ruang kelas, papan tulis, dan slide presentasi, tetapi melalui perbincangan hangat yang mampu menularkan ilmu dan semangat. Bukan dengan suasana yang kaku, tetapi suasana yang santai dan casual.

Di SIM 2011 ada empat target output dari peserta:

1. memiliki mimpi besar

Memiliki mimpi yang besar artinya dapat melihat apa yang tidak dilihat orang lain. Saya berharap para calon pemimpin @inovasiitb nantinya akan dapat mengerti alasan utama mengapa ada sebuah lembaga yang bertujuan untuk menstrukturkan proses penciptaan inovasi di kampus ini. Melihat gambaran besar, dan memahami akar permasalahan adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

2. mentransmisikan gagasan

Mentransmisikan gagasan adalah hal yang penting. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk menyebarkan gagasan yang dimilikinya. Lingkaran pengaruh dari seorang pemimpin akan membesar ketika dirinya mampu mengomunikaskan ide dan tujuan dengan baik.

Komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam kepemimpinan. Percuma seseorang memiliki mimpi besar, kapabilitas yang besar, dan ketersediaan yang besar, jika dia hanya berjuang seorang diri. Perjuangan dalam meraih tujuan akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama, dan diteruskan. Terkadang lebih baik berjalan lambat namun bersama-sama ketimbang berjalan dengan cepat seorang diri.

Pattimura boleh mati tetapi gagasannya harus tetap hidup. Itulah harga sebuah gagasan. Dengan tertransmisikannya suatu ide, maka seorang pemimpin akan terus hidup dan menjadi inspirasi meskipun raganya sudah tiada.

3. mengerti resep rahasia

Manajemen pengetahuan adalah hal yang sangat penting dalam rangka mencapai progresivitas. Bosan saya mendengar kesalahan yang sama dilakukan berulang-ulang tanpa adanya upaya untuk memperbaikinya. Dan sesuatu yang bernama pengalaman akan menjadi resep rahasia yang dapat meracik suatu organisasi yang progresif. Tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan pemimpin sebelumnya akan dapat memberikan kesempatan melakukan jenis kesalahan yang lain. Ketika hal ini berhasil terjadi, maka sebuah organisasi telah melangkah lebih maju. Tentu saja pengalaman-pengalaman dari para pendahulu akan memberikan bekal dan wawasan untuk memperkirakan hal-hal yang akan terjadi ketika memimpin.

Meskipun sudah belajar dari pengalaman orang lain, suatu kondisi yang tidak terduga akan terjadi sewaktu-waktu. Di sinilah perpaduan antara kreativitas dan logika digunakan. Mengetahui proses dan memerdekakan imajinasi akan sangat membantu menghadapi situasi sulit semacam ini.

4. siap beraksi

Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. Bermain kata adalah hal yang bahkan bisa dilakukan anak SD. Namun, pelaksanaan kata-kata tidak semudah merangkainya.  Langkah nyata dalam mewujudkan suatu visi perlu dipersiapkan terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan.

Melalui Sekolah Inovator Muda, saya berharap akan terlahir pemimpin-pemimpin baru yang siap mengawal proses inkubasi ide dan inovasi di kampus Ganesha. Ketika SIM 2011 berakhir nanti, saya yakin peserta akan merasa menjadi seseorang yang baru yang siap menjadi pemimpin, pemimpin yang siap memberikan inovasinya dalam melakukan rekayasa budaya di kampus. Mengubah kampus ITB menjadi kampus yang menghargai dan mendukung terealisasinya ide dan inovasi bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kreativitas dan inovasi dalam melakukan rekayasa sosial. Dan pekerjaan ini mungkin bukan pekerjaan instan yang hasilnya dapat dilihat dalam satu atau dua tahun. Mungkin saja perubahannya baru terasa setelah tiga sampai empat tahun. Karena itu, organisasi pembelajar adalah harga mati bagi sebuah Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa KM ITB!

Salam Inovasi!

Saatnya Berkolaborasi untuk Menjadi Solusi!

Informasi mengenai Sekolah Inovator Muda 2011 dapat dilihat di I3M Creative Portal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s