“Ini Cara Gue” – DAT 2011

Sebuah gagasan yang tadi pagi saya coba untuk bagi kepada para peserta DAT2011:

Tadi pagi saya dipasangkan dengan dua orang alumni yang sudah benar-benar berkarya nyata di masyarakat. Mereka adalah Kak Yuri (FSRD angkatan 2006-2010) dan Kak Radeya (SBM 2006-2009). Kak Yuri bercerita tentang aktivitasnya sebagai Social Entrepreneur, dia juga bercerita bagaimana dia pernah disambar petir dan masih mendapat second life(beberapa temannya meninggal). Kak Radeya banyak menceritakan tentang masih tertinggalnya ITB di dunia, dan sedikit menceritakan tentang Satoe Indonesia yang pernah dipimpinnya.

Saya sendiri sebelum ke atas panggung ngerasa grogi berat, dan agak nggak pede. Untung ada yang memberikan motivasi, entah asli entah palsu yang membuat saya semangat. Mereka adalah panitia DAT, termasuk LO saya. Setelah sampai di panggung, saya masih grogi. Namun, grogi itu akhirnya hilang ketika saya mulai masuk ke slide awal di mana saya bercerita tentang pengalaman saya menjadi peserta, dan panitia DAT.

Huff, saya jadi teringat, dulu ketika saya menjadi panitia DAT, saya pernah berkhayal untuk menjadi pemateri DAT. Saya yang waktu itu sedang mengikuti korindo dan PKM, bercita-cita dapat mengisi materi DAT sebagai mahasiswa yang berprestasi di bidang roket dan robot.  Yah, apa daya, semuanya nggak menang, saya pun tidak berhasil mengisi materi DAT sebagai mana yang saya cita-citakan. Tetapi di sisi lain, saya akhirnya menjadi pembicara di DAT dengan tema alternatif gerakan mahasiswa. Sangat senang bisa berbagi gagasan dengan para aktivis-aktivis muda. Saya yakin di antara mereka akan ada orang-orang yang menggantikan posisi saya sekarang. Dan saya sangat senang bisa menularkan semangat yang diwariskan oleh para pendiri Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa kepada mereka. Senang : ) Hehe

Selain itu saya juga senang karena feedback yang saya terima sangat positif. Ada yang bilang bahwa slide dan presentasinya keren, memberikan banyak wawasan baru, tidak seperti materi-materi yang lain. Dan, lagi-lagi ada yang mendoakan saya supaya jadi orang paling konkret se-itb. Walaupun sepertinya sangat imajiner, saya aminkan saja doa itu.

Dan kembali, setelah saya berbagi gagasan dengan banyak orang, berusaha membuat gagasan-gagasan itu menjadi nyata adalah konsekuensinya. Dan saya harus bekerja ekstra keras untuk itu!

Ini Cara Gue!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s