Filosofi#3 Inovasi

The term innovation derives from the Latin innovatio, the noun of action from innovare. The Etymology Dictionary further explains innovare as dating back to 1540 and stemming from the Latin innovatus, pp. of innovare “to renew or change,” from in- “into” + novus “new”.”

Sebenarnya apa sih inovasi itu? Pertanyaan ini adalah sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam diri saya ketika itu. Saya pun melakukan sedikit pencarian melalui internet dengan membaca buku-buku, maupun video-video. Setelah setahun menjalankan roda kepengurusan I3M, saya akhirnya dapat menyimpulkan beberapa hal. Tulisan ini berasal dari pemikiran subjektif saya, saya tidak akan menyertakan referensi ilmiah dari statemen yang saya tulis 😀

who invented the first wheel? img source = http://www.johnlund.com/images/CSM002829.jpg

Inovasi pada dasarnya adalah suatu pembaharuan. Pembaharuan ini dilakukan melalui penerapan dari ide atau gagasan yang baru. Ya, inovasi itu tidak melulu tentang invensi, tetapi juga tentang penambahan nilai tambah. Jika invensi adalah manifestasi ide dalam bentuk proses, alat, atau komposisi yang baru, inovasi lebih berbicara tentang perubahan yang terjadi dalam suatu sistem. Yang perlu digarisbawahi di sini, inovasi adalah implementasi dari ide-ide tersebut. Artinya, ide tersebut harus direalisasikan dan berhasil menyentuh subjek-subjek yang menjadi target inovasi tersebut. Kalau misalnya kita berbicara tentang inovasi sosial, seharusnya ide yang ada mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat atau memberikan nilai tambah dalam cara hidup masyarakat. Kalau misalnya kita berbicara tentang inovasi produk, tentu saja produknya harus bisa dikomersialisasi dan ada penggunanya.

Continue reading “Filosofi#3 Inovasi”