Cinta Romantis dari Sudut Pandang Antropologis

Sedang galau karena cinta dalam arti sempit? Coba tonton video berikut, mungkin Anda akan merasa, “wah iya banget”.

Di sini seorang antropologis bernama Helen Fisher, Ph.D melakukan riset berkaitan dengan cinta. Dia mengumpulkan orang-orang yang sedang jatuh cinta, lalu memberi beberapa pertanyaan kepada mereka, dan melakukan MRI scan. Dia membandingkan aktivitas dari otak.

“romantic love is more than cocain”

“you can’t stop thinking about another human being.. somebody is camping in your head”

Konon, cinta romantis bukanlah perasaan, tetapi lebih ke dorongan. Cinta romantis adalah dorongan yang lebih kuat dari dorongan seksual bahkan.

Well, ini dia salah satu kata-kata yang dalam maknanya:

There’s all kinds of reasons that you fall in love with one person rather than another: Timing is important. Proximity is important. Mystery is important. You fall in love with somebody who’s somewhat mysterious, in part because mystery elevates dopamine in the brain, probably pushes you over that threshold to fall in love.” (Helen Fisher)

Menarik sekali ya dunia ilmu pengetahuan. Hal-hal yang sepertinya abstrak pun bisa dipelajari.😀

One thought on “Cinta Romantis dari Sudut Pandang Antropologis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s