Sebuah Contoh Bagaimana Sebuah Proyek Teknologi Mencari Dana dengan Crowdfunding, Kapan Pemuda Indonesia Bisa Meneladaninya?

*Disclaimer: tulisan tidak akan panjang-panjang, judulnya saja yang panjang biar terlihat serius. Hahaha

Jadi, baru saja saya chatting via facebook dengan Pak Doni. Pak Doni adalah pembimbing saya semasa mengikuti kompetisi muatan roket, ITB-SAT, dan juga salah satu penguji pada sidang tugas akhir saya. Awalnya dimulai dengan bermaaf-maafan lahir batin, lalu pembicaraan pun sedikit menyinggung tentang proyek ITB-SAT.

Proyek ITB-SAT adalah sebuah inisiatif untuk membuat satelit pertama buatan mahasiswa ITB. Sayangnya perjalanan untuk mengejar sebuah cita-cita yang tinggi tak pernah mudah. Lalu, Pak Doni memberikan saya link berikut ini, tentang satelit buatan luar yang juga berbasis arduino:

http://www.kickstarter.com/projects/575960623/ardusat-your-arduino-experiment-in-space

http://www.engadget.com/2012/06/18/ardusat-wants-to-put-arduino-satellite-your-experiments-into-orbit/

Saya ingin mengutip kata-kata yang menurut saya sangat keren:

Our fundraising goal is 35,000 USD, which will allow us to build, test, and integrate all of the hardware and software needed for a 1U ArduSat. As soon as the funding goal is met, we can move ahead with applications for free launches through various NASA or ESA ride-along programs. We believe that this project has enough technical, scientific, and outreach value to successfully secure a launch with these programs. However, if we are not successful in securing a launch with these programs within 18 month, we have secured funding to buy a commercial launch for ArduSat to make sureyou get into space!

Benar-benar mental seorang laskar pemimpi. Dan hebatnya adalah mereka dapat melampaui target mereka. Luar biasa. Dan ada 676 orang yang memback-up mereka. Selain itu mereka menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Saya sepakat dengan Pak Doni, dalam sebuah proyek teknologi, tidak hanya faktor teknis yang menjadi tantangan. Faktor non-teknis justru memberikan tantangan yang lebih besar. Kita tidak bisa memandang sebelah mata aspek manajemen proyek, marketing, finansial, external realation.

Dari pengalaman saya selama di ITB, hal ini bukanlah hal yang mudah. Saya masih teguh pada pendirian kepercayaan saya bahwa dibutuhkan suatu Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa ITB yang seharusnya bisa membantu mahasiswa ITB dalam mewujudkan ide-ide briliannya. Namun sekali lagi, tidak mudah untuk membentuk sebuah lembaga yang demikian. Masa saya di kampus ITB sebagai mahasiswa telah berlalu, ini adalah sebuah tantangan bagi mahasiswa ITB untuk terus berjuang membangun iklim yang kondusif untuk terciptanya proyek kreatif, terutama yang berbasis teknologi.

Ah, saya juga jadi teringat dengan chordeo. Saya kira, proyek semacam chordeo masih relevan untuk diimplementasikan di Indonesia. Mau jadi penonton atau aktor adalah pilihan. Semoga Anda yang membaca tulisan ini bisa menjadi aktor, tidak seperti saya yang hanya bisa komentar😀

One thought on “Sebuah Contoh Bagaimana Sebuah Proyek Teknologi Mencari Dana dengan Crowdfunding, Kapan Pemuda Indonesia Bisa Meneladaninya?

  1. Nice info.. Jadi inget dulu kalo kita ikut lomba robot, funding dari kampus selalu lama,, harus selalu dari mahasiswa sendiri dulu patungan baru bisa.. Lah kalo dana turun sebulan dua bulan sebelum lomba lalu baru mulai kerja kapan bisa selesainya? Hal semacam ini memang merupakan kendala utama untuk berkarya.. Tapi pasti ada jalan. Untuk contoh kasus di atas menurut saya Kita juga bisa melakukannya dengan menunjukkan pada calon-calon investor betapa bermanfaatnya yang akan kita buat, betapa tepat gunanya alat kita dan betapa dahsyatnya efeknya bagi komunitas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s