13 Alarm dan ‘Hidup’ 8.34 Tahun Lebih Lama

Alarm

Untuk bisa bangun pagi, hari ini saya memasang 12 set alarm, dari pukul 5 hingga 8.30 dengan jeda 20-25 menit, di telepon genggam saya (yang sebenarnya tidak bisa digenggam karena layarnya saja 7.0 inch) ditambah dengan jam waker kecil. Saya tidak tahu apa sebabnya, biasanya saya tidak pernah mendengar seluruh alarm itu berbunyi. Mungkin karena biasanya saya baru tidur jam 2 pagi atau bahkan habis subuh dan alarmnya jam 6 atau jam 7. Mungkin saya baru memasuki fasa tidur lelap pada durasi tidur empat jam sehingga saya bahkan tidak mendengarnya.

Karena hari ini ada group meeting bersama profesor pada pukul 9.30, dari kemarin saya sudah was-was. Belum lagi saya sedang tidak enak badan, maka dari itu saya pulang cepat dan bolos setengah kuliah. Saya pulang setelah break. Saya sampai di hall jam delapan. Benar-benar sangat cepat dibandingkan biasanya. Biasanya saya baru sampai di hall jam sepuluh malam.

Saya berusaha memejamkan mata secepat mungkin. Tapi rupanya malah sulit. Ada yang bilang bahwa semakin kita berusaha untuk tidur, maka semakin sulit untuk tertidur. Lalu saya mengganti cara saya untuk tidur. Saya mencoba meracau di kamar. Saya mencoba orasi bebas, membacakan kata demi kata yang ada di pikiran saya. Dan mau tahu apa yang ada di pikiran saya?

Agar Hidup 10 Tahun Lebih Lama

Jadi, semalam saya meracau dalam bahasa inggris (yang pas-pasan tentunya) tentang waktu tidur. Baru-baru ini teman saya membagikan link tentang orang-orang besar yang sedikit tidur. Ada teman yang lain melempar komentar, “think about the multiplier effect,” dia bilang.

Berhitung. Mereka bilang, orang yang menang adalah orang yang menghitung. The winner is the one who counts!

If I spend 8 hours in each day for sleep, it means I spend one-third of my day not doing anything (but sleep). When I reach the age of 50, I got 33.33 years of productive (not sleeping) time . Now, what if I could minimize time allocation for sleep? What happen if I could compress my sleeping duration into 4 hours per day? If you could do so, you will only spend one-sixth of your day for sleep. Hence, you will end up at having 41.67 years of productive time.

Since the 2010 world average life expectancy is 67.2 years, the significance of your 8.34 years ‘extra time’ will be 12.41% . But then, the question is, Is that worth it?

You should read this article first!

Well, maybe you do notice that I take 50 years to my calculation in order to get 12.41% of significance. It based on a very rough assumption that your ‘real life’ start at 17 years old, the so called sweet seventeen. I presume someone at this age started to discover what they want to do in life. So, if you have finished reading the article, you will know that this extra years means that you will have the chance to pursue one more direction in life! 

Mungkinkah?

Okesip. Sekarang, permasalahannya adalah mungkinkah kita mengurangi tidur? Faktanya, orang dewasa membutuhkan tidur sebanyak 7.5 jam per hari. Tapi, ada beberapa orang dengan gen tertentu yang hanya membutuhkan 6 jam per harinya. Nah, seperti yang disebutkan di artikel, ternyata problemnya juga ada pada kualitas, bukan sekedar kuantitas. Kita bisa saja tidur 10 jam, tetapi badan tidak fit. Nah, oleh karena itu muncul-lah tips dan tips untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Ada bermacam cara yang mungkin bisa dicoba.

Ah, lalu artinya mungkinkah kita tidur hanya 4 jam satu hari? Bukankah itu namanya mendzalimi diri sendiri? Kenyataannya kita sering mendengar cerita tentang orang-orang (terutama orang-orang suci) yang bisa menekan dan menguasai tubuhnya agar beradaptasi dengan sedikit makan, sedikit minum, dan tidur.

Tapi pada akhirnya, banyak jalan menuju roma. Belum tentu hidup anda lebih bermakna jika anda punya waktu produktif yang lebih banyak. Belum tentu juga hidup anda lebih bermakna jika anda punya waktu produktif yang lebih sedikit. Bukankah yang bisa membuat hidup bermakna adalah cara kita memaknai hidup kita sendiri?

Lalu hari ini pun saya terbangun pukul empat dini hari, mendengarkan dan mematikan 13 alarm saya dengan sadar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s