It’s a Climb, Just Deliver Your Best and Take It easy

As usual, I like to put a long title for every post in my blog, although it often does not reflect the body of the post. Well, to make it more relevant to the title, I put a video below :D:

After going through a day without twitter and very little amount of messengers at the previous day, today I had a lot of conversations with my friends. One of them was asking me about something that is so unpredictable. She asked me to whom I gave the key of my former locker. It has been six months (or more?) since I left the company. I didn’t get it, how come such a question could be asked. And then just like a river, the conversation starts to flow. And you know what, I gained a lot of lessons from her. You may say this is just a mere fantasy of a young boy, but I would like to say this is the way God speaks. Continue reading “It’s a Climb, Just Deliver Your Best and Take It easy”

Ketika Cinta Gundah Gulana

Mungkin salah satu kata yang paling sering jadi pesakitan adalah Cinta. Bagaimana Cinta tidak kesal, apa-apa yang terjadi selalu ia yang disalahkan. Sebutlah orang yang mati bunuh diri, mereka bilang Cinta yang jadi alasan kematiannya. Sebutlah orang yang berkelahi satu sama lain, mereka bilang Cinta yang diperebutkannya. Sebutlah orang yang tidak melakukan apa-apa, mereka bilang Cinta yang membuat mereka hampa. Sebutlah orang yang mau melakukan apa saja, mereka bilang Cinta tak kenal logika.

Tapi Cinta, dari lahir dia selalu menjadi orang yang terlalu baik. Tak mungkin ia memaki orang-orang yang selalu mengatasnamakan dirinya dalam bertindak bodoh. Mereka hanya korban, pikir Cinta. Dan semakin banyak orang yang mengejar Cinta, semakin kencang Cinta berlari. Ia tak ingin membuat mereka terluka, seperti yang sudah-sudah. Hari ini Cinta memang tengah dilanda gundah. Sedang berkecamuk di hatinya, benarkah dirinya yang menyebabkan semua kekacauan ini?

Sometimes, the world of #fable and the world you live in are #overlapped with each other. I once wrote a short fable about House of Heart, where Love was looking for an answer, and this scene quite resembles my imagination. Continue reading “Ketika Cinta Gundah Gulana”

Jam Empat Pagi

Dari jam dua pagi saya berusaha untuk tidur. Tapi semakin mencoba untuk tidur, saya semakin teringat tentang banyak hal dan karenanya saya tak bisa tidur. Saya nyalakan laptop saya. Saya buka archive tumblr saya setahun lalu.

Tahun ajaran 2011/2012 adalah tahun yang begitu berkesan buat saya. Saya belajar banyak tentang kehidupan, dunia akademik, dunia usaha, dunia birokrat, serta dunia korporat. Dan kini, saya kembali menjadi mahasiswa. Tak terasa, hampir satu semester saya lalui di sini. Saya mendapatkan banyak sekali wawasan baru. Beruntung, saya bertemu dengan banyak orang hebat di sini.

Ada banyak pemandangan tentang hidup yang berubah dari sini. Namun rupanya, basic principle-nya tidak berubah, masih sama seperti apa yang saya pahami pada tahun ajaran 2011/2012.

1. Dunia yang kita huni telah dimanipulasi oleh banyak paradigma yang salah, tapi kita hidup untuk mencari Kebenaran.

2. Musuh terbesar adalah diri sendiri, sebab ternyata kita hanya diberikan kewenangan penuh untuk mengontrol diri sendiri.

Ya, prinsipnya dua itu yang mendasari semua perjuangan.