Cerita yang Indah

Baru-baru ini saya merasa bahwa hidup benar-benar seperti sebuah permainan teka-teki. Terkadang, ketika kita akhirnya sudah menemukan cara untuk memecahkannya, waktu yang ada tidak cukup untuk menyelesaikan teka-teki tersebut. Kita kecewa. Entah mengapa, ketika kita tahu cara untuk memperbaiki semuanya, kita justru tidak bisa membuat terjadi.

Kita terjatuh dengan sangat keras. Sakit. Tapi tunggu sebentar, bukankah orang-orang yang banyak mengalami kegagalan adalah orang-orang yang pada akhirnya meraih banyak hal? Lihatlah Albert Einstein, tokoh fenomenal yang merevolusi cara berpikir manusia tentang dunia, dia pun pernah gagal. Steve Jobs pun pernah gagal. Lihatlah di sekeliling kita, bukankah orang-orang yang memiliki karakter kuat adalah orang-orang yang mengalami tempaan hidup yang tidak biasa. Tentu kita memiliki sosok teman yang kita kagumi karena ketegarannya dalam menghadapi hidup.

Sekarang, coba kita lihat kisah-kisah Superhero. Pernahkah Superman gagal atau kalah? Pernah. Ia pernah bermimpi untuk menjadi manusia biasa demi wanita yang dicintainya. Setelah menjadi manusia biasa dan kehilangan kekuatannya, superman sempat dipukuli oleh manusia di sebuah bar. Ia pun mengeluarkan darah. Man of steel, berdarah (makanya ada lagu Superman – It’s not easy). Baiklah, Superman adalah tokoh fiksi, sekarang mari kita tengok Nabi Muhammad. Nabi pun pernah harus mundur dulu dengan perjanjian hudaibiyah, tapi setelah itu toh akhirnya Mekkah pun ditaklukkan juga.

Sebuah cerita yang indah harus diimbangi dengan tantangan yang besar pula. Jika kita sedang mendapatkan cobaan, artinya Tuhan sedang menyiapkan sebuah cerita yang lebih indah untuk kita. Tentu saja, cerita yang indah itu baru menjadi milik kita apabila kita mampu melewati tantangannya. Bukankah kemenangan akan semakin berharga ketika ia diraih dengan susah payah?

Lalu pada akhirnya semua pun kembali kepada kacamata yang kita kenakan. Apakah kita hendak menyalahkan Tuhan atas kesulitan yang menimpa kita, atau kita hendak berprasangka baik kepada Tuhan, bahwa Tuhan sedang rajutkan cerita yang jauh lebih indah untuk kita. Sebab, jika kita tantangan hidup sudah berakhir, alur cerita pun sudah terhenti sampai di situ.

Ya ya ya, terkadang kita menganggap kesulitan yang menimpa kita adalah ujian dari Tuhan. Entahlah, ada yang mengatakan bahwa sebenarnya Tuhan tidak pernah menguji orang awam. Mereka yang mendapatkan cobaan dari Tuhan hanyalah para Nabi dan para Auliya Allah. Sedangkan manusia biasa, sering apa yang dialaminya hanyalah akibat kebodohan sendiri. Bagi saya ini sangat logis sih. Manusia itu tempatnya lupa dan salah, maka dari itu selalu ada pelajaran yang selalu bisa diambil dari setiap kejadian buruk. Sebab dengan itu manusia bisa belajar untuk menjalani kehidupan lebih baik lagi.

Ya ya ya, mungkin ada baiknya kita ubah mindset kita, pada saat kita mengusahakan sesuatu, kita harus berpikir bahwa keajaiban tidak pernah ada. Dengan demikian, kita akan bekerja sangat keras dan memberikan yang terbaik, sebab kita tahu bahwa manusia memperoleh apa yang diusahakannya. Namun, ketika hasil kita buruk atau baik, kita harus berpikir bahwa hasil tersebut adalah bagian dari keajaiban kecil yang diberikan oleh Tuhan. Jika hasilnya buruk, percayalah, Tuhan telah menyelamatkan kita dari hasil yang lebih buruk. Jika hasilnya baik, percayalah, Tuhan berikan itu sebagai hadiah untuk kita.

Mungkin hanya dengan mindset demikian, keberuntungan dapat menghampiri kita, dan membuat kisah kita menjadi cerita yang indah🙂

Bacaan lebih lanjut:

1. Tentang Cobaan Tuhan

2. Tentang Bagaimana Menjadi Orang yang Beruntung Menurut Ilmu Psikologi (Bahasa Inggris)

3. 26 Orang Gagal yang Sukses (Bahasa Inggris)

4 thoughts on “Cerita yang Indah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s