Bagaimana Mereka Menjajah Kita

Sejak kapan menuntut ilmu adalah mencari gelar? Sejak kapan rezeki digantikan oleh kata uang? Tak sadarkah kita bahwa kita semua sedang dijajah agar kita menjadi bermental kerdil? Sejak kapan untuk bisa berbuat baik, kita harus menjadi mapan terlebih dahulu?

Memang selalu ada sisi positif dan negatif dibalik segala sesuatu. Mungkin sistem mereka memang bagus. Namun, apakah dengan serta merta kita menjadi lebih tidak bermutu jika kita berada pada sistem yang mereka pergunakan untuk menilai?

Pendidikan, Ekonomi, dan Media.. dari Agama sampai ke HAM.

Kita dibuat lupa bahwa Tuhan telah menjadikan kita dalam sebaik-baiknya bentuk. Bahwa Tuhan akan selalu memberikan kecukupan, dan pertolongan. Bahwa masing-masing orang memiliki jalan hidup, potensi, dan derajatnya masing-masing adalah hal yang kita lupa. Terkadang kita memandang rendah orang-orang yang tak berpendidikan dan tak berduit.

Lama-kelamaan kita mungkin menjadi terlalu sombong dan lupa diri. Lama-kelamaan kita dibuat menjadi semakin pesimis dan hilang asa. Padahal tak boleh kita berputus asa dan berprasangka buruk kepada Tuhan. Padahal ktia tak boleh menjadi sombong dan berbangga diri.

Belum lagi, kita jadi sering meributkan hal yang tak penting. Bermusuh-musuhan dengan orang yang berkacamata berbeda. Apalah salah jika saya pakai frame tebal, sedangkan kamu pakai frame tipis? Apakah bisa kita bandingkan pandangan orang yang matanya minus setengah dengan minus sepuluh? Lalu kita terlupa untuk mengerjakan hal yang penting. Kita pun tertinggal.

Kita, saat ini sedang dijajah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s