Blackjack

Ini adalah postingan pertama saya setelah menginjak usia 21 dalam hitungan masehi. Beberapa orang bilang usia ini adalah usia legal, sebab ia adalah batas minimum umur untuk masuk Casino. Bagi saya pribadi, ia merupakan judul dari salah satu film favorit saya. Film tersebut berkisah tentang mahasiswa MIT yang memainkan judi blackjack di Casino dengan disponsori oleh dosen pembimbingnya. Saya sendiri suka memainkan game ini di PC.

 

 

Buat saya ada pelajaran menarik yang bisa dipetik. Bahkan hal yang kesannya murni spekulasi seperti judi pun bisa dipelajari dengan ilmu statistik dan matematika yang sederhana. Well, saya jadi teringat kalau dalam Radar pun ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan prosesnya seperti apa, tetapi ternyata memenuhi distribusi tertentu. Saya pernah mendengar dari salah satu dosen saya bahwa sebenarnya manusia memiliki kemampuan pattern recognition yang terus berkembang, tapi tidak dengan analisis. Itulah mengapa ilmu statistik dan proses stokastik menjadi penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dan tentu saja kalau mencoba menarik lebih dalam filosofinya untuk kehidupan, mungkin kita akan kembali kepada salah satu pertanyaan dasar tentang kehidupan, pertanyaan yang mungkin diajukan oleh orang yang mencari kebenaran, baik itu lewat sains atau lewat agama. Pertanyaan ini juga yang akan menyebabkan pertanyaan lain, “apakah ada Free Will?” “ataukah semua ini sudah pre-deterministik” “apakah Tuhan berkehendak mencampuri hal-hal kecil dan menjawab doa? memberikan keajaiban yang melanggar hukum fisika?”

Dan pertanyaan itu mungkin akan sulit dijawab dengan analisis logis. Tapi ya itu tadi, kita mungkin bisa mengamati pola yang ada dalam hidup, dan mencoba menggunakan pola yang ada tersebut untuk lebih memahami cara untuk menjalani hidup ke depannya.

Saya terkadang bingung, mengapa pertanyaan itu seolah menjadi penting hanya karena rasa ingin tahu terpatri dalam diri manusia. Saya pun ragu jika pertanyaan itu punya efek yang sama dengan apabila kita tahu kartu apa yang akan kita peroleh di putaran berikutnya pada blackjack, lalu kita menentukan apakah kita akan “stand” “split” “double down”?

Dan terlepas dari pertanyaan-pertanyaan yang belum bisa kita jawab, hidup tetap jalan terus. Kita mungkin ga bisa meramal masa depan, tapi kita bisa mengenal pola dan mencoba membuat sedikit perubahan variabel dari pengalaman terdahulu. Tentu agar kita berkembang jadi lebih baik lagi.

I need this money. You have no idea
what I went through to get this money.

I know, kid, but you're gonna figure out
how to get everything you want in this life,

'cause you're smart.

So, you're gonna leave the bag.

Terima kasih Tuhan telah memberikan saya kesempatan untuk hidup selama 21 Tahun, merasa muda, merasa telah melampaui banyak hal.  Saya masih berharap keajaiban itu ada, dan jika ada keajaiban yang paling saya butuhkan.. saya ingin agar bisa menjadi orang yang lebih baik lagi wahai Tuhan. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s