Yang Saya Salah Pahami Tentang Hidup

Dulu waktu saya kuliah di ITB, saya berpikir perjuangan dan capek akan berakhir setelah saya lulus kuliah. Dan karena kebetulan saya dibesarkan dalam lingkungan yang penuh gejolak, saya selalu merasa apa yang saya alami ketika kuliah itu too much. Saya dulu berpikir, kenapa segitunya sih? Kenapa saya harus hancur di akademik, berkonflik sangat panas di organisasi, ditolak di percintaan (maklum masa puber :D), dan bahkan ketika saya mengharapkan bahwa kehidupan saya akan normal pada lingkungan terkecil yang saya miliki, yang saya jumpai justru sebaliknya.

Kapal di Pelabuhan..

Waktu itu saya pun sedikit bermain tebak-tebakan dengan Tuhan. Saya pikir maksud Tuhan memberikan suguhan seperti ini buat saya adalah supaya Continue reading “Yang Saya Salah Pahami Tentang Hidup”