Rapat dan Erat

ramah sapanya, berbekas luka

dia coba untuk membasuhnya

dibalik gembira, ada ribuan cerita 

dan mereka pun tak pernah bersuara

 

jatuh terhenti, bangkit berlari

t’lah dia hapus kata letih

menebar kasih, memunggungi perih

enggan, tak mau dia merintih walau  harus tertatih

 

canggung perhatian, bersalah dalam

sayang, sayangnya tiada tersimpulkan meski tersampaikan

sekarang amarah lewat sudah, duka sirna punah

cintanya kini melimpah ruah tanpa ada yang membantah

sela hatinya rapat

kokoh, jiwanya kuat

hanya harapan yang dia genggam erat

sebab keyakinannya telah tertambat

 

 

*’Rapatdan ‘Eratberputar-putar di kepala pada ruang-ruang di Singapura, 5 – 7 Oktober 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s