Satu Tahun Berlalu

Langit Malam Berkawan Hujan antara Jakarta-Singapura,

1 Januari 2014

Mungkin agak terlambat menulis review ini. Seperti tahun lalu, saya tidak sempat membuat ebook kumpulan tulisan saya selama setahun ke belakang. Namun bedanya, kali ini review tidak sempat dibuat karena saya terlampau menikmati akhir tahun. Memang dari awal, saya sudah mencanagkan tahun baru yang berbeda dari tahun baru setahun lalu, dan lebih serupa dengan tahun baru dua tahun lalu.

Last year, there was no ‘happy’ new year for me. Pergantian tahun dari 2012 ke 2013 saya habiskan dengan nelangsa, bersedih dan mengutuk hidup. Mungkin di luar saya masih nampak normal, berdiskusi dan tertawa, tapi saya tahu (beberapa orang mungkin tahu) ada yang hilang dari jiwa saya. Rasa-rasanya tak berlebihan jika sesuatu tersebut bisa disebut sebagai “keyakinan”, meskipun jika ditanya secara sadar saya waktu itu tak akan mengakuinya.

Saya begitu sedih. Terlampau fokus pada hal-hal ‘buruk’ yang terjadi, yang tak sesuai dengan rencana yang saya punya. Saya, dengan segala kenaifan sekaligus kesombongan, telah melupakan cara-cara untuk menjalani hidup. Saya lupa bersyukur dan berpikir positif. Saya membiarkan ego dan hawa nafsu mendikte saya. Saya lupa bahwa dunia ini permainan. Dan ketika saya mulai tersadarkan, saya terlanjur terjebak dalam penjara jiwa dan semua setan di dalamnya.

Butuh waktu lama dan usaha yang keras untuk membebaskan diri. Namun, pada akhirnya saya bersyukur sebab semua kejadian ini membuat jiwa saya berkembang dan semakin dewasa.

Sering kita berpikir bahwa Tuhan ‘mengambil’ apa yang milik kita (padahal milik Tuhan). Sering kita berpikir bahwa kita merugi. Itu semua karena kita tidak mencoba melihat dengan mata hati, betapa itu semua merupakan ujian dari Tuhan untuk membuat jiwa kia bertambah kaya.

Maka di awal bulan desember lalu saya putuskan. Alhamdulillah, Tuhan mengabulkan. Tahun baru kali ini saya harus bahagia, tak peduli apapun yang terjadi. Dan saya memulainya dengan aktivitas yang baik di tempat yang baik pula. Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s