PROLOG

Tulisan ini saya buat untuk seorang teman saya yang mungkin sedang berjuang untuk berdamai dengan diri sendiri. Dan sebenarnya tulisan ini merupakan tulisan yang dari dulu ingin saya post di blog, karena isu tentang self-confidence dan inferiority complex merupakan isu yang sangat umum saya temui dalam lingkup pertemanan saya (saya pribadi pun juga masih bergelut dengan isu ini). Oh iya, saat membuat tulisan ini, saya sambil nyontek-nyontek dari dua buah buku: The Tools dan Search Inside Yourself.

Seperti biasa tulisan ini absurd, seabsurd judulnya yang panjang dan membingungkan namun tak seratus persen menggambarkan isi tulisannya. Tulisan ini dibagi ke dalam empat bagian.

PART I-The Shadow

Apa sih sebenarnya yang terjadi kalau kita tidak punya suatu rasa percaya diri?

Pernah merasa sulit (gugup keringetan) saat ngomong di depan umum atau di depan orang-orang? Pernah merasa ingin ikut suatu kegiatan atau organisasi tapi takut tidak diterima atau takut kalah? Atau… pernah merasa suka sama orang lain tapi merasa orang itu out of reach sehingga memilih untuk kalah sebelum mencoba?

Ya, sebenarnya itulah salah satu outcome dari tidak adanya rasa percaya diri. Kita jadi takut mengekspresikan diri sendiri. Padahal kalau kita nggak mengekspresikan diri ya, artinya ada yang tertahan. Hidup kita nggak lepas, nggak mengalir. Coba lihat anak-anak kecil, mereka merasa bebas mengekspresikan diri sendiri, makanya mereka bisa hidup dengan lepas dan bahagia.

Salah satu alat untuk mengatasi kurangnya rasa percaya diri: the inner authority

Jadi yah sebenarnya di banyak kasus, kurangnya rasa percaya diri disebabkan oleh ketergantungan terhadap otoritas eksternal. Apa itu otoritas eksternal? Yakni semacam pengakuan dari orang-orang di sekitar kita: semacam status sosial. Dan biasanya ada parameter-parameter yang menjadi penilaian masyarakat, seperti: tampilan fisik, status ekonomi, dan tingkat pendidikan (atau IP buat yang sedang sekolah :p). Hal-hal inilah yang membuat kita merasa insecure (tidak aman) dan merasa terintimidasi oleh lawan bicara atau audiens (saat memberi pidato atau orasi) atau bahkan oleh seseorang yang hanya sedang kita pikirkan atau kita lihat di social media (apalagi jika orang-orang itu punya parameter-parameter yang kalau dihitung-hitung dan dibanding-bandingkan seolah-olah lebih dari kita).

Nah untuk mengatasi hal ini sebenarnya tool-nya simpel: yakni mengembalikan otoritas tersebut kepada diri kita sendiri. Dalam buku “The Tools” digambarkan bahwa sebenarnya insecurity kita tadi berasal dari the shadow, yakni perwujudan dari segala kekurangan kita (yang kita sering berpikir dan takut jika orang lain tidak bisa menerimanya, misal: ip rendah, pemasukan minus, tampang stress letoy). Nah, jadi simpelnya, kita harus terima the shadow sebagai bagian dari diri kita. Kita terima diri kita apa adanya dan tidak perlu memusingkan penerimaan orang lain. Yang penting kita bebas berekspresi! Melangkah ke kiri dan ke kanan bersama dengan the shadow, dengan segala kelebihan dan kekurangan kita !

Sumber gambar: http://www.thetoolsbook.com

Ya, saya tahu hidup sebagai jomblo di masa kini mungkin berat mengingat semua orang suka ngejekin jomblo (outer authority). Tapi kalau jomblo itu menjadi prinsip hidup anda, tentu anda tidak akan merasa kurang percaya diri apalagi jika berhadapan dengan orang-orang yang pacaran hanya karena gengsi padahal bahagia juga enggak karena memang seperti itulah anda menerima diri anda dengan prinsip dan nilai yang anda anut (inner authority).

4 thoughts on “Kadang Kita Tidak Percaya dengan Diri Sendiri (Meskipun Banyak Orang Percaya kepada Kita)

      1. haha, maksudnya kayak masih fresh gitu tulisannya kan baru kelar jam 2an waktu sini, komennya jam 3an waktu sini. hahahaha *ngeles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s