Mencintaimu Itu Urusanku

Sketsa #1

A: Iya kayak kata pidi baiq “mencintaimu itu urusanku” jadi ya kalau orang suka sama orang ya suka aja. mau orangnya gimana-gimana kek, mau orangnya jadian kek.. ya tetep suka aja

B: Wah kayak gua dong. Tetep suka sama orang mau orangnya jadian putus jadian putus juga tetep suka

A: Oh gitu?

B: Iya

A: Gua lagi lihat Indonesian Idol ada tuh yang oke banget physically

B: Wah sama itu aja tuh cocok kan

A: Yah B, gua dinasehatin kalo milih pasangan tuh bukan dari fisik atau usia, tapi lihat dari akhlaknya. Gua mah mikirnya cari pasangan tuh cari yang bisa bikin anak gua nanti bangga. Karena gua selalu bangga punya orang tua seperti orang tua gua. Yazeik.

B: Buset lo udah kayak orang tua banget gitu kalo ngomong

A: Hahahaha

Sketsa #2

M: Naah CLBK wkwkwk.. I know what you feel

G: Lo merasakan hal yang sama?

M: Ngga se lo lah. Gw menahan diri ga mengubungi dia

G: Emang segimana sih perasaan lo sekarang, bangkit lagi?

M: Emang pernah mati ya? Yeaseik Chart gw ga pernah berubah kok. Chart lo gimana

G: Kayaknya chart gw gitu-gitu aja

M: Si eta nomor berapa?

G: Si eta mah nggak pernah masuk chart entah kenapa. Biarpun kayak gitu juga 

M: Serius?

G: Iya, entah kenapa ama dia ngobrol nyambung banget, ‘cerita’ udah panjang tapi ga pernah ada di chart gw. Lo gimana, berubah dong karena yg cem-ceman SMP udah kawin?

M: Lah emang kalo udah kawin turun ya? Gw mau kayak zainuddin aja

G: Wanjir! Lo mau nunggu janda? Engkuuu berat kali sumpahmu

M: Nggak lah chart tetep chart.

G: Yaudah konkret lah lo sekarang ke si itu, lamar langsung

M: Ah dia mah temen aja. Kalo gw nikah ama Top 3 nanti ga ada semangat buat yang lain. Karena gw merasa cukup. Dan terlalu cinta ama mereka. Kalo lo udah bisa hidup bersama terus dengan orang yang lo cintai, buat apa ngerjain yang lain kan? Lebih baik menghabiskan waktu sama mereka. Zainuddin gabisa kayak gitu kalo dia dulu nikah ama Hayati

G: Halah. Kisah hidup nggak cuman zainudin. Cinta sejati Rasul tuh Khadijah, apakah beliau nggak ngapa-ngapain setelah sama Khadijah? 

M: Nice one. Tapi ada moment dia ditinggal khadijah

G: Eh jadi kenapa temen aja ke si eta

M: Gw gamau kehilangan sahabat lagi, lo sama itu

G: Iya sih sebenernya sampe sekarang yg gw rasa bener-bener nyambung mindsetnya ya lo berdua sih. Tapi sementara gw dan lo merasa bersahabat sama itu. Apakah itu merasa bahwa kita adalah sahabatnya?

M: Hahaha ngga tau sih, Gw ama dia bertepuk sebelah tangan .. apasih galau gini kesannya Hahah

G: Elo mah nggak sebelah tangan kali, gw yang sebelah tangan. Hahaha

Renungan

Mungkin terkadang ada orang-orang yang pertemuan kita dengan mereka mengubah begitu banyak hal. Mungkin saja mereka stranger, mungkin saja teman seperti Nick dan Jess di New Girl (S2E03), atau mungkin juga pacar. Mungkin kita nggak selalu dekat, mungkin juga selalu dekat. Mungkin bahkan kita pernah membencinya, mencoba untuk tidak kenal, tapi ujung-ujungnya kita tetap sadar bahwa dia yang selalu ada dalam hati meskipun dia juga yang nggak selalu kelihatan ada di hati. Mungkin ada juga yang berkali-kali datang kembali. Ada juga yang singgahnya sesaat namun berkesan sekali.

Dan pertemuan dengan mereka memberikan makna. Meskipun dia nggak sempurna, tapi dia jadi sumber inspirasi kita. Dan kita bersyukur pernah dipertemukan dengan mereka. Menaruh nama mereka di doa-doa kita.

Meskipun kita nggak tahu kayak apa bentuknya, dan nggak bisa mengungkapkan, yang jelas perasaan itu ada. Dengan mereka, kita ingin bisa berguna. Kalau mereka bahagia, kita akan ikut atau minimal berusaha ikut bahagia buat mereka. Kalau mereka sedih pun sama. Dan perasaan-perasaan ini ya urusan kita. Tak peduli gimana perasaan dia ke kita. Tak peduli bahwa mungkin dia nggak tahu sebenar-benarnya apa yang kita rasakan ke mereka. Tak peduli apa saran orang lain untuk kita. Mencintainya itu urusan kita. Kita yang bisa merasakan kapan kita harus bertindak dengan rasa tersebut. Bukan mereka, bukan mereka yang lain.

Karena bagi beberapa orang mencintai itu tidak harus memiliki. Terkadang cinta itu cukup dengan tersenyum saat mengenang dia dan segala hal yang terjadi atau berkaitan dengannya. Kadang ada yang menghargai persahabatan lebih daripada per-kekasih-an. Tapi bagi sebagian orang mungkin mencintai itu tidak dapat menunggu harus dikejar dari sekarang. Kalau gagal ya sudah berarti tidak jodoh. Ada juga yang terus coba lagi karena ingin memaksa agar dia jadi jodohnya. Ada pula yang saking yakinnya dia jodohnya, jadi malah diam-diam aja di saat perang berlangsung. Ada yang jadi two timer karena nggak tau mana yang tepat. Ada yang udah pacaran lama tapi masih ga yakin. Macam-macamlah, dan itu urusannya masing-masing.

Lagu

Lalu kemarin pas iseng buka twitter saya nemu lagunya pidibaiq. Di tweetnya sih katanya dibikin karena temennya naksir orang yang udah punya pacar.

Sekian

*kata ganti dan inisial digunakan secara random atau rolling

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s